Banyak Pejabat Di Abdya Yang Tidak Mengindahkan Intruksi Bupati Abdya


AJP.Com, Blangpidie - Banyaknya Pejabat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tidak mematuhi atas apa yang telah diintuksikan oleh Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin MM, salah satunya adalah intruksi tidak boleh memakai kendaraan dinas pada hari libur.
Pantauan di lapangan banyak pejabat atau pegawai negeri sipil (PNS) masih menggunakan kenderaan pada hari libur, anehnya, bukannya berkurang dengan dikeluarkannya intruksi tersebut, malah makin hari semakin marak dan tidak terkontrol lagi.

Padahal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya telah mengintruksikan kepada para pejabat daerah tentang larangan menggunakan mobil dinas  pada hari libur, yaitu Sabtu dan Minggu. Dimana larangan tersebut bertujuan untuk penertiban kendaraan roda empat pelat merah sehingga penggunaannya lebih tertib atau tepat sasaran.

Ironisnya, larangan itu pada kenyataannya hanya dijadikan sebagai formalitas belaka, buktinya penggunaan kendaraan dinas pada hari libur semakin meningkat dan terkesan seperti kendaraan milik pribadi.

Padahal tujuan dari pengadaan kendaraan dinas yang dibeli dengan uang rakyat itu adalah untuk melancarkan segala aktifitas kedinasan, bukan untuk kepentingan pribadi atupun keluarganya.

Bukan hanya bagi sejumlah pejabat daerah, penggunaan kendaraan dinas pada hari libur juga dilakoni oleh sejumlah anggota dewan. Bahkan ada beberapa oknum anggota dewan sengaja mengganti pelat nomor yang seharusnya merah menjadi hitam sudah menjadi pemandangan yang lumrah di mata masyarakat.

Sesuai aturan yang ada, mobil dinas harus mengunakan pelat merah, namun tetap saja oknum wakil rakyat itu tidak menghiraukan aturan tersebut, di duga mereka dengan sengaja menggantikan pelat mobil dinas dari merah ke hitam agar bisa bergaya seolah-olah mobil yang dipakainya itu adalah miliki pribadi. (rahmat)