Besok, Polres Abdya Periksa Anggota DPRK Abdya

Foto/Putra, Ket : Kapolres Abdya AKBP Eko Budi Susilo, Sik
AJP.Com, Blangpidie – Terkait kasus hukum dugaan pencemaran nama baik yang menimpa Syahrial warga Gampong Kuta Jeumpa, Kecamatan Jumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) beberapa bulan lalu. Gubernur Aceh Zaini Abdullah telah mengeluarkan izin pemeriksaan terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya.
 
Kapolres Abdya, AKBP Eko Budi Susilo, Sik melalui kasat Reskrim, Iptu Fitriadi kepada
wartawan menyebutkan, anggota dewan yang di ajukan izin pemeriksaan sebagai saksi tersebut adalah, Muhammad Nasir sebagai terlapor, dan Zaman Akli sebagai saksi mata.

“Surat izin pemeriksaan dari Gubernur sudah turun, rencana besok (Kamis, 23/1/2014) kita lakukan pemeriksaan dan kita mintai keterangan tahap demi tahap tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Syahrial beberapa waktu lalu,” sebut kasat Reskrim Abdya.

Fitriadi juga menyebutkan, pihaknya sangat serius dalam hal menangani kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ini. Lamanya proses tersebut terkendala karena lamanya keluar surat izin dari Gubernur Aceh.

 “Surat panggilan untuk kita minta keterangan sudah kita layangkan pada anggota DPRK Abdya tersebut,” ujar Fitriadi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Syahrial Warga Gampong Kuta Jumpa, Kecamatan jumpa, Abdya yang berprofesi sebagai kontraktor pada Nopember 2013 lalu, melaporkan seorang anggota DPRK Abdya, Muhammad Nasir ke Polisi terkait pencemaran nama baik dirinya.

Syahrial dalam laporanya mengaku dipermalukan didepan umum oleh Muhammad Nasir yang merupakan anggota dewan dari partai PDP tanpa sebab yang jelas. Karena merasa dipermalukan didepan umum, Syahrial melaporkan kasus tersebut ke polres Abdya. (putra)