CEO BlackBerry Mengaku 'Abnormal'


AJP.COM, Waterloo - CEO BlackBerry yang baru, John Chen, mengatakan, keputusannya untuk mengarsiteki perusahaan yang kacau balau seperti BlackBerry adalah karena ia 'abnormal'. Apa maksudnya?

John Chen tergolong orang yang jujur akan pembawaan dirinya. Dalam wawancara, Chen mengakui, menjadi pemimpin perusahaan yang tengah terpuruk parah seperti BlackBerry bukanlah sesuatu yang ingin dinikmati CEO lainnya.

Namun Chen mengatakan, ia akan melakukan yang terbaik di masa-masa sulit saat ini dan ia tidak akan meninggalkan perusahaan dalam kesulitan.

"Saya akan benar-benar menendang diri sendiri jika saya tidak mencobanya (memimpin Blackberry)," ujar Chen seperti dikutip BGR.

"Setiap eksekutif atau CEO normal mungkin akan mengatakan 'saya ingin pekerjaan yang aman, mudah.' (Tetapi) Saya abnormal," cetusnya.

Chen menyatakan 'kelainan' dirinya itu berbeda dari pendahulunya, Thorsten Heins. Ia kemudian mengibaratkan BlackBerry saat ini seperti pasien yang sedang sakit sementara ia adalah ahli bedah yang tepat untuk mengobatinya.

"Bagaimana Anda bisa sakit bukanlah yang dipedulikan dokter. Yang penting adalah bagaimana mengobati Anda. Jika Anda seorang dokter di ruang gawat darurat, Anda tidak perlu takut darah," ujarnya. [ikh]