Demi Uang Rp 1,5 Juta, Masyarakat Aceh Ini Rela Dipenjarakan 13 Tahun

AJP.Com, Medan - Fitriadi alias Fit Bin Yusmadi (24) dan Iskandar alias Kandar Bin Abdul Rahman (22) harus membayar mahal perbuatannya. Keduanya dihukum masing-masing 13 tahun penjara karena jadi kurir 29 kg ganja demi upah Rp 1,5 juta.

Vonis terhadap Fitriadi dan Iskandar itu diputuskan majelis hakim yang diketuai M Isa di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (22/1/2014). Fitriadi dan Iskandar juga diwajibkan membayar denda Rp 2 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Keduanya dinyatakan melanggar Pasal 115 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah membawa dan mengirim narkotika golongan I bukan tanaman. Mendengar vonis majelis hakim, terdakwa cuma pasrah. "Saya terima Pak hakim," kata Fitriadi.

Sebelumnya, saat dituntut dengan hukuman masing-masing 16 tahun penjara, Fitriadi dan Iskandar memelas. "Mohon pertimbangannya Pak Hakim, saya tulang punggung keluarga, dan saya pun cuma kurir yang dibayar Rp 1,5 juta untuk menghantarkan ganja itu," ungkap Iskandar.

Fitriadi dan Iskandar dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut di Pos Lantas Bukti Satu Tangkahan Durian, Brandan Barat, Langkat, Jumat (21/6) sekitar pukul 03.30 WIB. Dari tangan keduanya diamankan mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1170 RJ yang mengangkut 29 kg ganja kering. Setelah diperiksa, keduanya mengaku diupah untuk mengirimkan ganja itu ke kawasan Pondok Kelapa, Medan.