Di Banda Aceh, 'Bebas' Baliho Dan Spanduk Partai



AJP.Com, Banda Aceh - Jalan Tgk. Daud Beureueh dan T.Nyak Arif hari ini  terlihat bersih dari poster-poster dan baliho calon anggota legislatif yang akan bertarung di pilkada 9 April 2014 nanti.

Pasalnya sejak pagi hingga sore ini, puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banda Aceh melakukan penertibah dan pembersihan alat-alat kampanye caleg yang di pasang di tempat fasilitas umum dan pohon-pohon sehingga merusak ke indahan kota Banda Aceh.

Penertiban tersebut di lakukan secara serentak, dan hanya ditujukan kepada atribut maupun alat peraga kampanye yang dipasang di tempat terlarang, seperti di pohon, fasilitas publik, dan lainnya seperti yang diatur di peraturan wali kota Banda Aceh.

Kata salah satu anggota satpol PP yang sedang melakukan pelepasan poster caleg dari beberapa partai yang di pasang di beberapa pohon dan gardu listrik di dekat Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) Lamprit Banda Aceh.

Sejumlah warga Banda Aceh menyambut baik penertiban alat peraga kampanye tersebut, karena pemasangan atribut kampanye yang asal-asalan itu  merusak ke indahan kota, juga poster-poster tersebut menutupi persimpangan-persimpangan jalan sehingga rawan kecelakaan.  .

“Hampir setiap pohon di ruas jalan yang ada di Banda Aceh, dipajangi poster caleg. Hingga kini alat peraga caleg yang dipaku tersebut tidak pernah ditertibkan. pemerintah dan pelaksana pemilu terkesan membiarkan begitu saja. Dan baru hari ini di tertipkan, saya menyambut baik hal itu,” ketus Muzakir, warga Banda Aceh.

Masih menurut Muzakir, semestinya penertiban seperti ini dilakukan jauh-jauh hari, sehingga tidak melahirkan anggapan buruk bagi penyelenggara pemilu dan beri sangsi bagi caleg juga partai yang melanggar aturan yang telah di tetapkan KPU juga Bawaslu.

Penertiban atribut kampanye secara serentak ini dimulai sejak hari ini Rabu 15 Januari 2014. Penertiban dilakukan di 90 gampong yang tersebar sembilan kecamatan di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Terkait penertiban ini, Munawarsyah mengatakan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Banda Aceh sudah menyurati partai politik peserta pemilu Surat tersebut sebagai pemberitahuan jadwal penertiban.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Panwaslu. Penertiban juga melibatkan personel Satpol PP dan WH serta tim penegak hukum terpadu,” ungkap Munawarsyah. (Fit)