ICW Meminta Anas Untuk Lebih Koperatif


AJP.Com, Jakarta - Indonesia Corruption Wach (ICW) menyarankan Anas Urbaningrum dan pengurus Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) agar lebih kooperatif dalam penegakan hukum di Indonesia.

"Kubu Anas harus meniru langkah yang diambil oleh Andi Mallarangeng untuk tidak mengeluarkan pernyataan politik, tetapi lebih kepada mengungkapkan fakta kepada penyidik di KPK," ujar Abdullah, Selasa (14/1/2014).

Menurut Abdullah, masyarakat saat ini menunggu apa yang dijanjikan Anas untuk membuka babak baru kasus korupsi proyek Hambalang. Karena itu, komitmen Anas dan PPI harus dibuktikan, jika memang ada data dan fakta baru dalam kasus itu.

"Hal itu lebih penting ketimbang harus mengumbar pernyataan yang belum bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Abdullah mengapresiasi langkah yang diambil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam menghadapi kasus serupa. Andi langsung mengundurkan diri dari kursi menteri guna memudahkan tim penyidik KPK untuk memeriksanya.

"Sikap Andi Mallarangeng ini harusnya bisa menjadi contoh bagi semua pihak dalam proses penegakan hukum," tuturnya.

Ada beberapa perbedaan antara Andi Malarangeng dan Anas Urbaningrum dalam menghadapi kasus ini. Di antaranya, sebelum penetapan tersangka, Andi lebih tenang dan siap bekerjasama dengan KPK dalam kasus Hambalang.

Berbeda dengan Anas. Sebelum jadi tersangka, Anas sesumbar siap digantung di Monumen Nasional (Monas), jika terbukti korupsi proyek Hambalang.
Andi tidak mengumbar pernyataan yang membingungkan masyarakat dan lebih kooperatif dibandingkan
Anas Urbaningrum. Selain itu, kubu Andi Mallarang lebih berani menghadapi proses penahanan dibandingkan Anas Urbaningrum. (Iva)