Intel Kodim Gayo Lues Nyaris Tewas Ditabrak Sindikat Ganja


AJP.Com, Gayo Lues- Seorang Intel Kodim 0113 Gayo Lues, Aceh, nyaris tewas saat dirinya memergoki sindikat pengedar ganja antar provinsi.

Pelaku nekat menabrak korban meski mobil mereka ditembaki. Dalam peristiwa bak film action ini, seorang tersangka diciduk sedangkan satu temannya lolos.

Aksi mendebarkan ini terjadi kemarin sore sekira pukul 18.00 WIB, dari Sungai Iring tepatnya di bawah jembatan Uring, Kecamatan Pining.

Menurut Dandim 0113 Gayo Lues Letkol Kav. Anak Agung Sugiarto, didampingi intel Kodim yang nyaris menjadi korban, Julianto, saat ditemui Metro Aceh pada Sabtu (25/1) siang, pihaknya mengamankan seorang tersangka berikut mobil Avanza Bk 1125 ZE, bersama dengan  barang bukti 52 kilogram daun ganja kering.

"Sudah diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti, karena ada pelaku yang lolos saat penangkapan kemarin," ujar Anak Agung. 

Dijelaskan lagi awalnya anggota TNI tersebut merasa curiga, ketika melihat satu mobil sedang dicuci di Sungai Iring. Sementara di pintu masuk melalui jalur ke air, ada seorang pria tak dikenal menaiki Yamaha Vixion.

Dengan sorot mata tajam mengawasi sekeliling kawasan tersebut. Tak berapa lama kemudian kendaraan keluar dari lokasi, langsung dihadang di kawasan Genting.  

"Tapi dia malah nekat, kabur dan terus tancap gas coba menabrak. Untung saya melompat, hingga selamat dari kejadian tersebut. Karena merasa sudah terdesak, saya terpaksa menembak mobil pelaku. Peluru mengenai ban, tetapi kenderaan tetap ngebut dan masuk ke areal Desa Badak. Sampai di daerah gang sempit tak bisa lagi keluar, sedangkan seorang temannya lolos. Seorang berhasil ditangkap," kata Julianto.

Terkait berita ini,  Kasat Narkoba Polres Gayo Lues Ipda Agam Suprapto menyatakan sudah menerima serahan tersangka dan barang buktinya. "Yang berhasil ditangkap adalah Hasan Basri, asal Pepela. Sedangkan temannya, Jarwo warga Medan melompat sebelum mobil menabrak rumah warga desa. Dari hasil interogasi kepada tsk, mengakui asal ganja dari Pepela dan akan dibawa ke Medan.(kom)