Islam Agama Tertua di Filipina

AJP.Com, Mindanao - Islam adalah agama tertua di Filipina. Islam masuk berkat banyaknya pedagang Muslim dari Teluk Persia, India Selatan dan sejumlah kesultanan dari Indonesia dan Malaysia yang berdagang hingga ke Filipina pada abad ke 14.

Data yang diperoleh dari Laporan Kebebasan Beragama Internasional Departemen Luar Negeri AS pada 2010 populasi Muslim di Filipina sekitar sembilan persen. Mayoritas penduduknya memeluk agama Katolik Roma.

Karim ul'Makhdum adalah pedagang Arab pertama yang datang ke Kepulauan Sulu dan Jolo di Filipina pada 1380. Pada 1390 Pangeran Rajah Baginda Minangkabau dan para pengikutnya mengajarkan Islam di pulau-pulau tersebut.

Masjid Sheik Karimal Makdum merupakan masjid pertama yang didirikan di Filipina di Simunul, Mindanao pada abad ke-14. Pemukiman yang dihuni pendakwah dari Arab yang bepergian ke Malaysia dan Indonesia membantu memperkuat Islam di Filipina. Setiap pemukiman dikepalai oleh seorang Datu, Raja dan Sultan.

Karena pesatnya perkembangan Islam, akhirnya didirikanlah provinsi Islam. Provinsi Islam di Filipina adalah Kesultanan Maguindanao, Kesultanan Sulu, Kesultanan Lanao dan sebagian lain dari Filipina selatan.
Ketika armada Spanyol yang dipimpin oleh Miguel López de Legazpi tiba di Kerajaan Maynila, mereka bertemu dengan Rajah Sulaiman III. Satu abad berikutnya, Islam telah mencapai kepulauan Sulu di ujung selatan Filipina yang penduduknya belum memeluk agama apapun (animisme).

Pada abad ke-15, setengah bagian dari Luzon (Filipina Utara) dan pulau-pulau Mindanao di selatan tunduk pada berbagai kesultanan Muslim Borneo. Karena itulah banyak penduduk di Selatan yang masuk menyatakan memeluk Islam.

Selama masa pemerintahan Sultan Bolkiah pada 1485-1521, Kesultanan Brunei melihat Manila sebagai pelabuhan alami. Sultan Brunei ini mencoba memiliki bagian dari Tondo sebelum perdagangan dari Cina masuk.

Caranya dengan menyerang daerah sekitarnya dan membangun Kesultanan sendiri di Kota Seludong. Islam semakin kuat dengan kedatangan para pedagang Muslim dari Jolo, Mindanao, Malaysia dan Indonesia. (republika)