Isu Mutasi Eselon II Di Abdya Mencuat, Kepala SKPD Mulai 'Panas Dingin'

AJP.Com, Blangpidie - Isu mutasi sejumlah pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kian hari kian mencuat. Isu mutasi tersebut awalnya hanyalah beredar di warung-warung kopi. Namun saat ini telah menyebar ke kalangan kepala SKPK hingga staf. Beberapa di antara mereka yang menilai atasanya memiliki prestasi kerja yang baik, ikut khawatir akan terkena gelombang mutasi.

Akibatnya, para kepala SKPD dilingkungan Pemkab setempat menjadi panas dingin dan berdampak pada turunnya semangat kerja. "Kami khawatir. Karena saat ini, semua sedang berkonsentrasi penuh untuk melakukan tugas secara optimal. Adanya berkembang isu ini membuat kami was-was. Kepala dinas kami juga tampak terpengaruh, hingga semangat kerja menurun dan berkurang" ujar salah seorang Pegawai Negeri yang enggan disebutkan namanya, kepada Wartawan Rabu (30/1/2014).

Menanggapi isu tersebut, Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin MM saat diwawancarai di pendoponya yang Jum’at (31/1/2014) membantah isu tersebut.

“Mutasi itu kebutuhan pemerintah sehingga kapan dianggap perlu baru digelar, Jadi tidak ada mutasi dalam waktu dekat ini karena mutasi tidak dijadwalkan.” Tegas Bupati Jufri.

Untuk itu bupati Abdya menyatakan, kenapa harus takut atau panas dingin. Malah pejabat yang tidak maksimal bekerja itu yang diganti."Yang diganti itu orang yang tidak mampu menjalankan tugasnya bukan karena hal lain,"Jelas Jufri.

Bupati Jufri melanjutkan, pejabat yang tidak maksimal pasti akan diganti dengan orang yang lebih baik lagi dan mau bekerja keras sehingga pemerintah tetap berjalan baik.

"Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu, banyak pejabat eselon III dan IV yang tidak mampu bekerja sehingga kita ganti, yang dimutasi kemarin itu adalah orang yang tidak mampu bekerja lagi dibidangnya, bukan karena hal lainnya," terang Bupati Jufri.

Bupati mengakui, kalau selama ini ada pejabat yang cari muka dengan sering datang ke pendopo. Pejabat yang setor muka itupun tidak ada bedanya yang tidak datang sama sekali.

"Bagi saya yang begituan malah tidak dipakai’," katanya.