Jurnalis Abdya Kecam Tindakan Oknum Wartawan Pemeras

AJP.Com Blangpidie - Balai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Abdya, Drs.H.Zainun Yusuf  terkait hal tersebut mengecam keras tindakan oknum yang mengatasnamakan wartawan.

Menurutnya, seorang wartawan itu dalam menjalankan tugas sebagai peliput berita harus dibekali dengan tanda pengenal ataupun surat tugas di pimpinan redaksi.

“Kalau dia tidak bisa menunjukkan tanda pengenal dan sejenisnya meskipun dia mengaku dari anggota keorganisasian wartawan, maka dia tidak berhak mendapatkan konfirmasi dari seorang narasumber,” jelasnya.

Selain itu, tindakan meminta uang kepada narasumber yang dilakukan oknum wartawan juga tidak dibenarkan, sebab hal itu bertentangan dengan kode etik jurnalistik (KEJ).

“Saya menghimbau kepada para Kadis dan masyarakat agar tidak terpengaruh dengan hal-hal seperti itu, dan kalau ada yang mengalami hal yang serupa segera laporkan kepada pihak  berwajib,” imbuhnya.

Kecaman serupa juga dilayangkan Forum Wartawan Abdya (FWA) bidang Advokasi, Nazli, MD bahwa dugaan pemerasan yang dilakukan oknum tersebut secara tidak langsung telah merusak citra dan nama baik wartawan. “Hal itu adalah pelanggaran dan bukan jati diri seorang wartawan,” ucapnya.