Ketua KIP Abdya : Bekerjalah Secara Independen

AJP.Com, Blangpidie - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Muhammad Jakfar menegaskan, relawan demokrasi (Relasi) dalam menjalankan tugas haruslah menjadi mitra KIP dalam mensosialisasikan Pemilihan Umum (Pemilu) leslatif 9 April 2014 mendatang dan bersifat independen.

Hal tersebut ditegaskannya ketika memberikan arahan kepada 25 Relasi yang akan bertugas diseluruh wilayah dalam Kabupaten Abdya seusai pengukuhan dilakukan yang berlangsung di Aula Arena Motel, Senin (20/1/2014).

Sebanyak 25 orang Relasi tersebut merupakan representasi dari 5 segmen masyarakat yang nantinya akan menjadi target sosialisasi antara lain, segmen pemilih pemula, segmen pemilih perempuan, segmen pemilih marginal, segmen pemilih penyandang disabilitas, dan segmen pemilih keagamaan.

Relasi ini diharapkan nantinya dapat berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan kualitas demokrasi. “Ini salah satu upaya yang akan dilakukan guna meningkatkan partisipasi pemilih, sebab pengaruh mereka sangat besar dalam menyukseskan semua tahapan penyelenggaraan Pemilu,” pungkasnya.

Disebutkan, pengukuhan Relasi ini dirangkai dengan bimbingan teknis (bimtek), sehingga mitra KIP tersebut dalam melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang berbasis di kabupaten hingga ke pelosok desa itu secara optimal.

“Para relawan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung-jawab pemilih dalam menggunakan hak pilihnya dalam pemilu secara optimal,” sebutnya.

Tujuan dibentuknya relawan itu adalah untuk meningkatkan jumlah pemilih. Pembentukan relawan demokrasi itu baru pertama kali dan dilakukan di seluruh Indonesia atas kebijakan hirarkis dari KPU RI.

“Mereka yang dipilih untuk menjadi relawan demokrasi merupakan perwakilan dari simpul-simpul yang ada di masyarakat. Sebelumnya akan dibekali pelatihan, mereka juga akan diberikan pembekalan, modul, dan media untuk melakukan sosialisasi,” paparnya.

Ditambahkan, dengan adanya relawan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pemilu, kemudian meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi.


Ia berharap, kepada para Relasi agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan semaksimal mungkin, sehingga harapan untuk mewujudkan Pemilu yang berkualitas akan tercapai.

“Bekerjalah sesuai dengan apa yang diharapkan dan mampu memberikan masukan dan pemahaman yang positif kepada seluruh lapisan masyarakat,” harapnya. (Putra)