Malangnya Nasib Mariana


AJP.Com,
Balangpidie - Sungguh malang nasib mariana (57) janda beranak tiga warga Dusun empat Gampong Meudang Arah Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Betapa tidak, semenjak ditingal pergi sang suaminya sudah 17 tahun silam Mariana belum pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah termasuk bantuan Konvensasi Kenaikan BBM.

Namun, pada tahun 2012 yang lalu, Mariana pernah membuat sebuah proposal bantuan dana yang di ajukan ke Dinas Sosial Ketenaga Kerjaan Dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) setempat dengan harapan, untuk mendapatkan dana bantuan itu yang nantinya akan dibuat rumah ala kadarnya untuk tempat tinggalnya.

Ntah do'a mariana yang dikabulkan oleh Allah SWT pada akhir Desember 2013, ternyata Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan rehab rumah untuk masyarakat kurang sebesar 10 juta per kepala keluarga (KK) yang diperuntukan bagi 30 KK keluarga kurang mampu  di Abdya, dari 30 KK tersebut termasuk Mariana.

Anehnya, baru satu malam Mariana menerima dana tersebut, keesokan harinya, pihak Dinsoskertrans setempat meminta uang bantuan itu untuk dikembalikan dengan alasan nama Mariana tidak tercantum dalam daftar penerima dana tersebut.

Sempat terjadi tarik ulur antara dinas terkait dengan pihak mariana, namun karena alasan malu dengan tetangga lain, akhirnya pihak keluarga Mariana luluh sembari menyerahkan uang itu.

Pasca ditariknya kembali dana tersebut, Mariana merasa sedih, sebab hingga saat ini keinginannya untuk memiliki rumah sendiri menjadi sirna. Ditambah lagi perekonomian keluarga yang selama ini ia jalani serba kekurangan. Bertahun-tahun ia terpaksa tinggal bersama orang tuanya yang juga sudah memasuki usia renta.
(Rahmat)