Megawati : Saya Mendukung Pembentukan Propinsi Ala dan Abas Segera

AJP.Com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan juga mantan Presiden Republik Indonesia sangat mendukung pemekaran wilayah Aceh menjadi tiga provinsi, yaitu Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (ABAS).

"Kami dari dulu mendukung terwujudnya Provinsi ALA dan ABAS," katanya kepada pers usai diskusi kebangsaan dalam rangka memperkuat NKRI bertema "Meneropong Masa Depan Aceh: Pembentukan Provinsi ALA-ABAS Sebagai Solusi" di DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis.

Mega mengemukakan, UU memungkinkan untuk dibentuknya Provinsi ALA dan ABAS. Hanya usul pembentukan propinsi yang mencuat dari masyarakat sejak 1999 itu belum bisa terwujud karena dipolitisasi.

"UU memungkinkan, seperti halnya pembentukan Propinsi Irian Jaya Barat. Persoalannya tak perlu dipolitisir," katanya.

Mega mengemukakan, banyak sekali pemekaran tetapi mengapa ALA dan ABAS belum bisa diwujudkan. "Kalau memang ada aspirasi dari masyarakat mengapa tidak segera ditindaklanjuti. Kita harus beri kesempatan," katanya.

Mega menyatakan aspirasi mengenai pembentukan dua propinsi itu semakin menguat. Karena itu, perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah dan DPR RI.

Delegasi masyarakat dan pemuda dari wilayah ALA dan ABAS telah beberapa kali melakukan unjuk rasa dan dialog dengan kalangan DPR RI. Bahkan delegasi dari Aceh itu pernah pula menginap di Pondok Gede.

Informasi yang dihimpun dari kalangan DPR RI menyebutkan, PDIP termasuk fraksi yang paling mendukung pembentukan dua propinsi. Namun masih ada hambatan dari fraksi lain.

Bahkan untuk merekomendasikan usulan pembentukan Propinsi ALA dan ABAS terjadi tarik-menarik kepentingan di Komisi II DPR. Akibatnya, Komisi II selalu gagal merekomendasikan ke pimpinan DPR.

Akhirnya surat rekomendasi itu bisa disampaikan kepada Ketua DPR RI Agung Laksono. Kini delapan dari 10 fraksi di DPR sudah memberi dukungan pembentukan ALA dan ABAS.

Agung Laksono pada 16 Juni 2008 mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai 17 RUU tentang Pembentukan kabupaten/kota/propinsi baru di Indoensia. Dari 17 daerah pemekaran baru yang akan dibahas, lima di antaranya propinsi baru, yaitu Propinsi kalimantan Utara, Papua Tengah, Sulawesi Timur, ALA dan ABAS.

Agung berharap ke-17 RUU yang telah diajukan ke pemerintah dapat segera dibicarakan dengan DPR. Dalam kaitan ini, Presiden diharapkan pula menunjukkan menteri yang akan mewakilinya dalam rapat-rapat di DPR.(Antara)