Partai Nasdem Aceh Bantu Azhar Rp 1 Juta per Bulan Seumur Hidup

AJP.Com, Banda Aceh – Partai NasDem berjanji akan memberikan bantuan dana Rp 1 juta/bulan untuk Azhar (18 thn) asal Gampong Paloh Raya, Mutiara, Pidie, yang mengalami lumpuh layu sejak bayi.  Bantuan tersebut akan diberikan seumur hidup kepada Azhar.

Setelah mengetahui kasus Azhar melalui media massa dalam dua hari terakhir, DPW Partai NasDem Aceh langsung bertindak. Rabu (29/01/2014), rombongan pengurus Partai Nasdem mengunjungi Azhar di rumah pamannya yang berada di kawasan Geuceu Inem, Banda Aceh.

Sesampainya di sana, rombongan yang terdiri dari Ketua Dewan Pembina DPW Partai NasDem Aceh Teuku Pribadi, Ketua DPD Partai Nasdem Banda Aceh T Irwan Djohandi dan sejumlah pengurus lainnya mendengarkan langsung ungkapan hati dari Salamah (50 thn), ibunda Azhar.

Meskipun usianya sudah 18 tahun, Azhar hanya bisa terbaring dan terlihat masih seperti anak-anak pada umumnya. Salamah harus merawat Azhar seperti merawat sang bayi, menggantikan popok, menyuapi makanan dan sebagainya. Salamah yang berstatus janda ini mengakui selama 18 tahun terakhir tidak ada pekerjaan lain yang ditekuni selain mengurus Azhar.

Teuku Pribadi selaku Ketua Dewan Pembina DPW Partai NasDem Aceh merasa sangat prihatin atas kasus yang menimpa Azhar. “Ini adalah tanggungjawab bersama dimana di negara yang telah 68 tahun merdeka masih ada hal yang seperti ini terjadi di tengah-tengah masyarakat kita,” sebutnya.

Ia menambahkan, pihaknya berjanji akan memberikan bantuan dana setiap bulannya untuk Azhar. “Kita akan bantu keluarga Azhar Rp 1 juta per bulan selama hidup Azhar. Semoga bisa meringankan beban yang diderita Azhar dan keluarganya.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai NasDem Banda Aceh Teuku Irwan Djohan ST menuturkan, bantuan tersebut tidak mengandung unsur politik, melainkan bantuan sosial untuk kemanusiaan. “Mari kita tinggalkan unsur politik demi sosial dan kemanusian,” ujarnya.

Irwan Djohan juga berharap keterbukaan hati dan keringanan tangan pihak lain untuk membantu Azhar, baik itu partai politik, pemerintah maupun swasta. “Kalau bukan kita siapa lagi?” pungkas Irwan.