Lagi, Pemkab Abdya Rombak Pejabat Eselon III dan IV

AJP.Com, Blangpidie - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) kembali melancarkan gelombang mutasi pejabat. Mutasi kali ini, menerpa 41 pejabat yang terdiri dari 11 orang eselon III dan 30 orang eselon IV, lima di antaranya menjadi staf  biasa.

Prosesi pelantikan dilaksanakan Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Drs Ramli Bahar di aula Masjid Kompleks Perkantoran Abdya, Jumat (17/1/2014) sore.Kegiatan mutasi tersebut mendapatkan perhatian dari sejumlah kalangan termasuk para staf pada jajaran Setdakab setempat.

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten Pemerintahan Umum Drs Mac Rivai MSi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs Thamrin, Asisten Administrasi Umum Bustamam MI SE, Ketua KIP Abdya Muhammad Jakfar, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Abdya Drs Yafrizal dan sejumlah kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab setempat.

Informasi yang diperoleh, dari 11 pejabat eselon III, tiga diantara menjadi staf, dan dari 30 pejabat eselon IV, dua diantaraya menjadi staf.

Mereka yang menjadi staf adalah, H Hamdi SPd (mantan Pj Sekretaris pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) menjadi staf pada Sekretariat MAA. M Rahman Muslim ST (mantan Kabid Program dan Pelaporan pada Dinas Pendidikan) menjadi staf pada Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan). Hadi ST (mantan Kabid Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana) menjadi staf pada Dinas Pertambangan dan Energi.

Selanjutnya, Ritawati AMd Keb (mantan Kasi Kesehatan Dasar pada Dinas Kesehatan) menjadi staf pada Puskesmas Susoh, dan Amarizal SP (mantan Kasi Pengolahan Lahan, Air, Alat dan Mesin Pertanian serta Teknologi Tepat Guna pada Dinas Pertanian dan Peternakan) menjadi staf pada Sekretariat Korpri Abdya.

Sementara itu delapan pejabat yang dilantik menempati jabatan eselon III ada yang begeser tempat dan ada juga yang mendapat promosi dari eselon IV menjadi eselon III. Akan halnya, 28 pejabat yang dilantik dalam jabatan eselon IV, sebagian juga bergeser tempat dan sejumlah di antara mereka juga mendapat promosi yang sebelumnya sebagai staf biasa.

Sekda Abdya, Drs Ramli Bahar dalam kesempatan tersebut mengatakan, mutasi atau pemindahan tugas adalah dalam rangka peningkatan karir dan kualitas PNS. Penilaiannya berdasasarkan profesionalitas, kenerja, wawasan dan kemampuan. Pejabat yang baru dilantik dalam jabatan tertentu, diharapkan melaksanakan amanah yang diberikan secara sungguh-sungguh, jujur dan bertanggungjawab.

“Mutasi yang digelar itu, tidak  semata-mata didasarkan pada kewenangan, akan tetapi juga memperhatikan norma-norma kepegawaian yang berlaku, kinerja, kompetensi, integritas dan berbagai aspek manejemen sumber daya manusia lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, jabatan merupakan sebuah amanah yang harus dilaksanakan, terutama amanah dari masyarakat Abdya yang memiliki harapan guna mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik.

"Janganlah jabatan ini dijadikan simbol pemanis retorika belaka, tanpa ada upaya yang nyata, keikhlasan dan usaha keras untuk mewujudkannya, dan bekerjalah secara maksimal dan bekerjasama antar sesama pegawai untuk menciptakan perubahan-perubahan baru demi menciptakan sebuah pekerjaan yang betul-betul bermamfaat bagi semua. Mereka juga diminta mampu membuat inovasi-inovasi baru yang bisa menciptakan sebuah pekerjaan yang berdaya guna,"harapnya. (Putra)