Rizal Ramli : Saya Tidak Mau Rakyat Indonesia Seperti Yatim Piatu


AJP.Com, Jakarta - Rizal Ramli menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden (capres). Alasannya, ingin mengurus rakyat.

Menurutnya, selama ini negara membiarkan rakyat untuk mengatasi persoalannya sendiri. Rakyat seharusnya ada yang mengurus, ada yang memikirkan dan ada yang memberi arahan

"Saya tak mau rakyat Indonesia seperti anak yatim piatu, tidak ada yang mengurus," ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Senin (13/1/2014).

Rizal yang sudah yatim piatu sejak kecil sangat terharu dan bangga atas upaya pemuda dan warga desa mendirikan Rumah Cerdas. Menurutnya, apa yang dilakukan warga sangat berarti karena lahir dari hati yang tulus.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar warga desa masih mengalami hambatan dalam memperoleh akses pendidikan dan teknologi, khususnya kemampuan komputer dan berbahasa Inggris.

"Jangan pernah putus asa, gantungkan cita-cita setinggi-tingginya walaupun secara ekonomi tidak mendukung. Jangan menyerah!" ajaknya.

Dukungan pencalonan Rizal Ramli menjadi capres 2014 kian menguat. Dukungan terbaru datang dari masyarakat Gunungkidul, Yogyakarta.

Pernyataan dukungan disampaikan warga Gunungkidul saat Rizal Ramli diminta meresmikan Rumah Cerdas di Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, Minggu (12/1/2014).

"Kami masyarakat Gunung Kidul mendukung Pak Rizal Ramli menjadi presiden," ujar perwakilan warga Gunungkidul, Sutarsih.

Dia mengatakan dukungan disampaikan kerena Rizal Ramli merupakan sosok yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Rakyat membutuhkan pemimpin yang bersih dan tidak gampang disuap. Korupsi telah membuat rakyat tidak sejahtera. Kami tahu Pak Rizal Ramli orang yang bersih," ucap Sutarsih.

Rumah Cerdas Rizal Ramli didirikan warga Desa Pampang sebagai tindak lanjut dari kunjungannya ke Yogyakarta dan Gunungkidul pada Maret 2013. [Inilah]