Sekda Abdya Ancam Tarik Mobil Dinas Pejabat Yang Membawa Dihari libur

AJP.Com, Blangpidie - Terkait adanya oknum yang memakai mobil dinas dihari libur, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Drs Ramli Bahar kepada wartawan, Selasa (21/1/2014), mengatakan, larangan menggunakan mobil dinas pada hari libur (Sabtu dan Minggu) sudah disosialisasikan dalam beberapa kesempatan.
“Berdasarkan petunjuk Bupati Jufri Hasanuddin dan Wakil Bupati Yusrizal Razali, bahwa larangan tersebut harus dipertegas dengan surat,” Ujar Sekda Abdya Drs Ramli Bahar.

Sekda Abdya, menambahkan, hingga saat ini belum ada persetujuan dari Pemkab Abdya terkait perubahan dari pelat merah menjadi pelat hitam.

“Mengganti pelat nomor polisi tidak boleh dilakukan, karena itu bukan mobil pribadi, akan tetapi mobil negara yang dibelikan dengan uang rakyat,” ucapnya.

Namun, lanjut ramli, bagi pejabat maupun anggota dewan jika pada hari libur dimaksud itu melaksanakan tugas kedinasan, maka penggunaan mobil dinas tidak ada masalah.

Larangan kepada pejabat menggunakan mobil dinas pada hari libur, menurut Sekda, karena banyak laporan yang masuk bahwa ada sejumlah oknum pejabat menggunakan mobil dinas pada hari libur untuk kelancaran urusan pribadi.

“Ada yang memakai mobil dinas Untuk ke kebun, atau ada pula menggunakan sebagai kendaraan rekreasi anggota keluarga, jelas ini tidak benar,” ungkapnya.

Setelah dikeluarkan instruksi tersebut melalui surat kepada para kepala SKPK, maka masyarakat dipersilahkan mengawasi dan bila ditemukan masih ada oknum pejabat yang menggunakan mobil dinas hari libur untuk urusan pribadi, diharapkan dilaporkan kepada Bupati atau Wakil Bupati Abdya.

Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti, yaitu oknum pejabat bersangkutan dipanggil untuk diminta klarifikasi dan diberikan teguran.

“Bila tidak juga diindahkan, maka tidak  tertutup kemungkinan, mobil dinas ditarik dari oknum pejabat bersangkutan,” tegasnya. (putra)