Waw, Atasi Banjir Jakarta Pemerintah Siapkan Uang Rp 1,1 Triliun

AJP.Com – Direktur Jendral Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Mohammad Hasan, mengungkapkan pihaknya tahun ini sudah mengalokasikan dana Rp1,1 triliun untuk proyek penanganan banjir di Jakarta dan sekitarnya.

Hasan ketika ditemui di Jakarta, Rabu 15 Januari 2013, mengatakan sebetulnya anggaran yang dibutuhkan adalah Rp1,6 triliun. “Tapi yang baru tersedia hanya Rp1,1 triliun dan akan kita tambahkan nanti di APBNP Rp500 miliar,” katanya.

Pihaknya menurut Hasan tidak menganggarkan anggaran penuh karena penyerapan amat tergantung pada ketersediaan tanah oleh Pemda DKI Jakarta. Hasan mengatakan, jika dialokasikan Rp1,6 ditakutkan malah tidak akan terserap penuh hingga akhir tahun.

Hasan mengungkapkan saat ini ada beberapa paket pekerjaan. Di antaranya adalah dua paket Jakarta Emergency Dregging Initiative (JEDI), tujuh paket pekerjaan kali Pesanggrahan, Angke, Sunter, pekerjaan Ciliwung Lama, dan perbaikan Banjir Kanal Barat. Selain itu tahun ini juga baru dimulai pekerjaan normalisasi sungai ciliwung sebanyak empat paket dan sodetan Ciliwung.

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengungkapkan upaya yang dilakukan kementeriannya adalah upaya struktural. Namun, kata dia, untuk permasalahan banjir dibutuhkan juga upaya non-struktural seperti pendidikan kepada masyararakat agar tidak melakukan hal-hal yang bisa memicu banjir.

Ia menjelaskan tindakan-tindakan tersebut adalah seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak membangun di daerah resapan air dan juga tidak melakukan perubahan fungsi lahan di daerah-daerah hulu seperti Bogor.

“Kalau penanganan banjir ini dilakukan hanya secara stuktural saja saya jamin banjir ini tidak akan bisa diatasi,” katanya. (adi)
Dana tersebut menurutnya adalah eskalasi dari kontrak-kontrak multiyears yang dilaksanakan pada tahun ini.