Juru Bicara Partai Aceh : Bendera Aceh Siap Berkibar Sebelum Pemilu 2014


AJP.Com, Lhokseumawe - Sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 Bendera Bulan Bintang atau Bendera Aceh akan berkibar di kantor-kantor, ini merupakan perjuangan Partai Aceh dan kawan-kawan lainnya  ke Pemerintah Pusat, meski Qanun Bendera telah disahkan oleh Pemerintah Aceh. 

Hal ini di ungkapkan Juru Bicara Partai Aceh Pusat  Fachrul Razi pada saat memberikan keterangannya pada acara pelantikan KPPA (Komite Pemenangan Partai Aceh) Lhokseumawe - Aceh Utara, (Senin 6/1/2014) di Hotel Lido Graha Lhokseumawe.
Lebih lanjut ia mengatakan, Preisiden telah menyetujui masalah Bendera Aceh, hanya 2 Menteri saja masih meminta Revisi Qanun Bendera dan Lambang, dan diharapkan pada bulan Maret 2014 nanti  masalah Bendera sudah selesai.

Dalam kesempatan yang sama, Jubir Partai Aceh yang baru dilantik kemarin di Banda Aceh juga memaparkan keberhasilan  kinerja Zaini-Muzakir dalam kurun waktu satu tahun terakhir, yang telah membuat beberapa Qanun dan keberhasilan kerja yang lain pada masa kerjanya.

Program “Pemberian Beasiswa Pendidikan bagi Anak Yatim dan Fakir Miskin sampai Perguruan Tinggi bahkan Luar Negeri, Peningkatan Kesejahteraan Guru, Kerjasama Luar Negeri dalam bentuk hibah dan investasi, Pembangunan rumah untuk mantan Kombatan, Bantuan Boat Nelayan untuk Panglima Laot” ungkapnya.

Untuk sektor lainnya adalah Peningkatan sektor Pertanian dan Kelautan, Perluasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dari 12 Mil menjadi 200 Mil, Peningkatan APBA dari 70% pada 2013 menjadi 90,4% pada 2014, serta akan diupayakan Pecepatan masalah Qanun Bendera diharapkan sebelum pemilu 2014 atau setidak-tidaknya maret 2014 bendera bulan bintang sudah bisa berkibar disetiap Instansi Pemerintah ” ujar Fachrul Razi yang disambut tepuk tangan gemuruh dari kader dan petinggi PA/KPA yang hadir
Ia mengharapkan kepada masyarakat Aceh untuk dapat bersatu untuk memilih calon-calon  yang telah diusung oleh Partai Aceh, dan kepada para caleg bila nantinya terpilih, diharapkan untuk dapat  memperjuangkan hak rakyat Aceh yang belum terakomodir sesuai dengan perjanjian Mou Helsinky. Dalam Pemilu yang akan datang, akan berdatangan Pemantau asing dari Uni Eropa dimana mereka akan memonitor langsung Pemilu legeslatif dia Aceh

Dalam acara itu tampak hadir para Pejabat Pemerintahan Lhokseumawe - Aceh Utara beserta tokoh-tokoh masyarakat serta sebanyak 4000 an kader Partai juga ikut hadir, dimana acara tersebut  berlangsung dengan sukses.(lan)