Jufri Hasanuddin Berharap Presiden Perhatikan Nasib Honorer K2


Blangpidie - Ratusan Honorer Kategori II (K2) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meminta kepada Bupati agar memperjuangkan nasib mereka menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Hal ini disampaikan salah satu perwakilan Persatuan Honerer K2 Abdya di depan Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin MM, Sekda Drs Ramli Bahar, Asisten III Bustaman dan Kepala BKPP Abdya Drs Yafrizal.

“Tolonglah nasib kami diperjuangkan, karena umur kami ini sudah tua, Kalau kami diangkat jadi PNS mungkin beberapa tahun  lagi sudah pensiun,” Ujar Alidar.

Selain itu, para honorer juga menuntut janji dari Menteri Pendayaguaan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), mempertimbangkan umur, masa bhakti para honorer.

“Kenyataannya kami yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun ini sudah tidak lewat, yang lewat itu adalah orang yang baru mengabdi, hancur kehidupan kami Pak, 20-30 Tahun kami mengabdi,” jelasnya.

Dalam Kesempatan itu Bupati berjanji akan menyurati Menpan dan memperjuangkan nasib para honorer K2.“Pada dasarnya kami berharap semua Honorer K2 itu lulus, tapi sesuai dengan syarat-syarat dan tidak melanggar hukum, karena Pemkab Abdya tidak memiliki Kewenangan untuk meluluskan para honorer K2,”Ujar Jufri Hasanuddin.

Sebagai penghargaan kepada para Honorer K2, pemkab Abdya berjanji akan melewatkan secara otomatis para K2 sebagai pegawai Kontrak daerah tanpa Test. Selain itu, Bupati akan mempertanyakan maksud dari Menpan yang mengangkat secara bertahap para honorer K2.

“Saat ini, Pemkab Abdya masih dan sangat butuh tenaga pendidik, sehingga dalam waktu dekat kita akan surati Menpan dan mempertanyakan apa maksud dari mengangkat para honorer itu secara bertahap,” Ujar jufri disambut tepuk tangan.

Jufri juga berharap kepada Presiden di akhir jabatanya untuk memperhatikan nasib para honorer  K2. "Kita Berharap, diakhir jabatan Presiden SBY agar memperhatikan nasib para Honorer K2 ini," harap Jufri. (putra)