Komisioner KIP Aceh Tengah Akhirnya Dilantik

Takengon - Sudah lama kosong, keberadaan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah kini sudah terjawab. Hal ini selah dilantiknya Tanwir SE, Juarsih, Marwansyah SHi, Azanollah dan Asri Bukit oleh Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, di ruang kerja Wakil Bupati Aceh Tengah, Hal ini  berdasarkan SK KPU nomor 247/Kpts/KPU/Tahun 2014,Sabtu (22/2/2014).

Sebelumnya, persoalan komisioner KIP sempat  menjadi bola panas bahkan beberapa kali unjuk rasa ke kantor DPRK Aceh Tengah hingga disegelnya kantor bupati dan Sekretariat KIP Aceh Tengah. Pelantikan berlangsung sederhana, bahkan tidak ada anggota dewan yang hadir kecuali Ketua DPRK Zulkarnain dan segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD). Tampak juga Biro Pemerintahan Aceh dan Sekretaris KIP Aceh.

Terpilihnya lima orang anggota KIP Aceh Tengah sempat menuai polemik karena diduga adanya nepotisme. Akibatnya, ada 15 anggota dewan meminta bupati tidak melantik setelah keluarnya SK dari KPU RI dan  karena sebelumnya tidak dilakukan sidang paripurna, hanya berdasarkan keputusan pimpinan dewan.

Usai melantik anggota KIP, dijelaskan Bupati Nasaruddin menjelaskan alasan tertundanya pelantikan.

"Pertama karena adanya gugatan dari 15 anggota dewan ke PTUN Jakarta, yang hingga saat ini masih berjalan. Alasan kedua, karena adanya kesalahan SK KPU Nomor 706 karena masih menyantumkan lima  anggota KIP, padahal 2 anggota lainnya sudah diberhentikan atas surat DKPP," Jelasnya.

Pelantikan anggota KIP Aceh Tengah merupakan pelantikan terakhir di Aceh untuk periode 2013- 2018.