Sama Indra : Tahjun 2014 Anggaran Bayar Gaji K II Tidak Ada

Tapaktuan - Bupati Aceh Selatan H T sama Indra SH Ancaman anggaran di kabupaten itu dalam keaadan kolaps hal ini diperparah dengan diluluskannya pegawai honorer K2 menjadi CPNS Aceh Selatan sebagaimana hasil pengumuman beberapa waktu lalu.

Sebanyak 492 orang dari jumlah peserta 1.719 orang. Soalnya, kata bupati, anggaran untuk gaji pegawai honorer K2 tersebut yang telah dipersiapkan dalam APBK 2014 hanya untuk sebanyak 130 orang sesuai kemampuan keuangan daerah saat ini.

"Sementara menyikapi kondisi saat ini, honorer yang diluluskan oleh Kemenpan-RB berjumlah 492 orang, tentu saja itu akan menguras keuangan daerah. Sementara anggaran untuk itu hingga saat ini belum tersedia. Sehingga kondisi yang terjadi saat ini sungguh sebuah dilema bagi pemerintah," ucapnya.

Bupati memprediksi  pada tahun ini Pemkab Aceh Selatan harus menyediakan anggaran Rp 9 miliar untuk membayar gaji honorer K2 yang telah lulus CPNS, di luar angka 130 orang yang anggaran gajinya memang sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Kebutuhan untuk gaji pegawai honorer K2 yang telah lulus CPNS  Rp 9 miliar, ditambah kebutuhan anggaran untuk membayar dana sertifikasi guru Rp 5 miliar, maka dalam tahun anggaran 2014 ini saja Pemkab Aceh Selatan harus menyediakan dana segar secara tiba-tiba di luar program yang telah disusun sebelumnya sebanyak Rp 14 miliar," paparnya.

Untuk mencari solusi terkait persoalan itu, kata bupati, pihaknya mendukung permintaan agar dilakukan proses verifikasi ulang terhadap para honorer K2 yang telah lulus CPNS, sebagaimana disampaikan oleh para tenaga honorer K2 lainnya yang tidak lulus saat menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRK. Bahkan dia mendukung langkah anggota DPRK yang akan membentuk panitia khusus untuk mengusut indikasi kecurangan dalam proses rekrutmen honorer.

"Bahkan dalam kesempatan ini secara tegas saya sampaikan, untuk mencegah adanya honorer siluman yang lulus menjadi  CPNS,  saya telah perintahkan kepala BKPP agar saat pengembalian berkas nanti diverifikasi ulang secara teliti,"

Dia juga mengancam jika terdapat ada honorer siluman maka berkasnya tidak akan diproses."Kita akan tindak tegas untuk orang-orang yang melawan hukum itu," tegas Sama Indra.