Tahun 2014, Pemkab Abdya Lestarikan 80 Hektar Bibit Sigupai





AJP.Com, Blangpidie - Target dan usaha wakil bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Yusrizal Razali dalam membangkitkan dan mengembangkan kembali varietas Sigupai di Abdya saat ini sudah membuahkan hasil.

Pasalnya, saat ini selain pelestarian varietas Sigupai sudah semakin meningkat, keberadaan Sigupai juga sudah di akui oleh Pusat perlindungan varietas tanaman, Kementrian pertanian Republik Indonesia.


"Walaupun Sigupai ini masih tahap uji coba, Alhamdulillah pada akhir tahun 2013 lalu kita sudah diberikan sertifikat oleh Kementrian pusat, dan secara otomatis sigupai sudah mempunyai hak paten," kata wakil bupati Abdya Yusrizal Razali kepada wartawan di pendopo Minggu (02/2/2014) sore.

Pada musim tanam tahun lalu, kata Yusrizal, varietas lokal sigupai dilestarikan seluas 10 hektar. Namun pada tahun 2014 ini meningkat tajam hingga 80 Hektar yang tersebar di sembilan Kecamatan di Abdya.

"Semua peningkatan ini semua tak lepas dari kemauan petani Abdya yang bekerjasama antara kelompok tani dengan Dinas Pertanian dalam melestarikan padi Sigupai yang merupakan peninggalan kerajaan Kuala Batu,"terang Wabup.

Wabup juga mengatakan, selain mendapat sertifikat dari kementrian pertanian, untuk tahun depan varietas sigupai ini bakal naik status dari pelestraian menjadi pengembangan sebagaimana varietas unggulan lainnya yang bisa dikembangkan di seluruh nusantara.

“Setelah dilakukan pelepasan oleh Mentri Pertanian nanti, varietas Sigupai ini sudah naik status dari pelestarian menjadi pengembangan, dan ada dua proses yang harus kita lalui, yang pertama proses pendaftaran varietas sudah kita lakukan pada kementrian, yang kedua proses  pelepasan varietas," jelas wabup

Perlu diketahui bahwa varietas Sigupai adalah salah satu varietas yang pernah jaya pada masa kerajaan Kuala Batu dulu, yang mana varietas ini merupakan varietas lokal milik masyarakat Abdya dengan kualitas gabah nomor satu dan terkenal dengan bau wangi yang khas. (putra)