Aceng Fikri Kampanye, Ditanyai Soal Nikah Siri



Garut - Aceng Fikri, mantan bupati Garut tetap percaya diri maju sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), meski sejumlah kasus kontroversial yang menyeret namanya. Saat kampanye, Aceng mengakui ditanya soal kasus- kasus itu. 

Aceng dimakzulkan dari kursi bupati setelah menikahi secara siri seorang perempuan berumur 18 tahun, Fani Oktora. Kasus ini menjadi pergunjingan setelah Aceng menceraikan perempuan itu hanya melalui SMS, empat hari kemudian.

Aceng mengaku, pencalonannya sebagai anggota DPD menjadi momentum yang tepat untuk mengklarifikasi kasusnya. Menurut Aceng, pada setiap pertemuan dengan masyarakat di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, dia ditanyai soal itu.

"Terutama, ibu-ibu banyak yang bertanya kepada saya soal kasus nikah siri. Ya, mau tidak mau saya jelaskan duduk persoalan sebenarnya," ujarnya, Minggu, 30 Maret 2014 malam kepada wartawan di kediamannya, Kampung Copong, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Walaupun tidak sedikit masyarakat masih melontarkan perkataan sinis dan cemoohan, Aceng mengaku banyak manfaat yang dia peroleh dari pencalonannya di pemilu mendatang itu. "Sebagai ajang klarifikasi, mudah-mudahan melalui momentum politik ini, saya bisa memperbaiki masa lalu saya yang pernah menjadi pergunjingan di masyarakat," katanya. | viva