Dahlan Iskan : Krisis Listrik Aceh Berakhir 3 Bulan Lagi



Banda Aceh - Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengatakan, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Nagan Raya, Aceh, diperkirakan siap untuk dioperasikan 100 persen pada Juni 2014. Ini berarti krisis listrik di Aceh akan berakhir sekitar tiga bulan ke depan.

Dahlan menyampaikan hal tersebut kepada wartawan usai menghadiri zikir akbar pemilu damai di Pesantren Thalibul Pengurus Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) di Bayu-Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (28/3).

Dalam zikir itu juga turut hadir Anggota DPR RI, T Riefky Harsya, Kapolda Aceh, Brigjen Pol Husain Hamidi, Ketua Umum PB HUDA, Tgk H Hasanoel Basri, serta para ulama Aceh.

Dahlan Iskan mengatakan, dalam jangka tiga bulan ke depan PLTU Nagan Raya sudah bisa difungsikan untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Aceh, dan Sumatera Utara.

PLTU Nagan Raya itu dalam tiga bulan pertama aliran listriknya sering hidup mati. Listrik masih dalam tahap pengujian. “Nah, (kita) tinggal menunggu stabilnya aliran listrik PLTU tersebut,” ujarnya seraya menambahkan, untuk saat ini pembangkit itu sudah menghasilkan daya listrik.

Menurutnya, untuk saat ini kemampuan kapasitas Unit I PLTU Nagan Raya sudah mencapai sekitar 50 persen atau 50 megawatt (MW), sedangkan untuk Unit II tinggal menunggu beberapa bulan lagi.

“Kalau semua sudah bisa dioperasikan maka kapasitas PLTU Nagan Raya mencapai 220 MW. Artinya, secara teknis tiga bulan ke depan PLTU itu sudah siap dioperasikan 100 persen,” ujar Dahlan. (Abhy)