Di Nilai Lemah, Mahasiswa Serahkan Obat Kuat Untuk Gubernur



Banda Aceh - Rabu kemarin, (19/3/2014), Kantor Gubernur di datangi oleh sekelompok mahasiswa yang menamakan diri nya  Gerakan Aktifis Mahasiswa Aceh (GAMA). Tujuan kedatangan mereka adalah untuk menyerahkan obat obat kuat karena gubernur dinilai lemah dalam menyelesaikan berbagai kasus kekerasan menjelang Pemilu 2014.

Awalnya, mereka menggelar aksinya di depan Mapolda Aceh dan mendesak Kapolda Aceh segera menuntaskan kasus-kasus kekerasan dan menangkap pelaku semua pelakunya

Kemudian, mahasiswa yang membawa spanduk dan poster yang berisikan tuntutan serta keranda bertuliskan “Keadilan Sudah Mati” menuju Kantor Gubernur Aceh. Mereka mendesak Pemerintah Aceh untuk serius menjaga perdamaian di Aceh, apalagi menjelang Pemilu Legislatif 2014 ini.

Saat melakukan aksi di depan kantor gubernur, mahasiswa menyerahkan dua obat kuat kepada seorang pegawai di kantor pemerintahan ini karena gubernur sedang tidak berada di tempat..

“Kami memberi obat kuat agar Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh mempunyai stamina dalam menyelesaikan kasus-kasus kekerasan serta intimidasi yang terjadi menjelang pemilu,” kata Muhammad Khaldum dari BEM Unsyiah.

Setelah itu, mahasiswa menuju bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, dan melakukan orasi. (Abhy)