Diduga 23 Honorer K2 Aceh Tengah Lulus Fiktif

Takengon - Dalam rangka menyelesaikan berbagai masalah terkait penetapan kelulusan PNS dari honorer K2, Bupati Nasaruddin didesak membentuk Tim Advokasi Independen.

“Dalam aksi kita besok, kita mendesak agar dibentuk tim adokasi. Tim ini yang mengusut pelbagai masalah K2. Namun, harus melibatkan pihak-pihak independen seperti mahasiswa, akademisi, LSM, dan media. Termasuk, dari unsur pemerintahan, DPRK, dan Polres Aceh Tengah. Biar terbuka semua,” kata Sarjan, perwakilan pengunjuk rasa sekaligus tenaga honorer K2 di Takengon, Senin (10/3/2014)

Dengan demikian, sambungnya, yang lulus K2 betul-betul yang lulus murni, berdasarkan K2 2005, dan tidak ada permainan. “Kasihan teman-teman. Apalagi, honorer yang sudah tua dan lama honor,” sebutnya.

Dia berharap kepada, Polres Aceh Tengah diminta untuk terus menyelidiki, mengusut, dan menindak pihak-pihak yang disinyalir bermain dalam K2 tersebut. “Lebih-lebih, laporan sudah masuk ke sana (Polrest Aceh Tengah. Sementara, patut di duga ada 23 orang yang lulus fikif,”jelasnya.