Dukungan Pembentukan Kantor KPK di Tingkat Provinsi Terus Mengalir



Yogyakarta - Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito sanagat mendukung tentang wacana akan dibukanya kantor perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di setiap Provinsi.

"sudah saatnya KPK membuka kantor perwakilan di daerah. Tingkat korupsi yang justru semakin tinggi, menurutnya, menjadi alasan utama yang mendorong langkah ini perlu dilakukan secepatnya, " Ujar Arie Sujito.

Selain itu, arie juga memintak pihak Perguruan tinggi untuk membantu KPK sepenuhnya dalam merealisasikan program ini.

“Kalau kita lihat dengan relevansi bahwa KPK harus ada di daerah itu adalah faktor pengait. KPK memang penting untuk hadir di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, Secara kelembagaan atau bagaimana, tetapi poin kuncinya adalah kita bisa membuat roadmap dengan pilot project di beberapa daerah, apakah itu berdasar kasus atau kapasitasnya dulu. Nah, perguruan tinggi harusnya terpanggil telebih dahulu untuk membantu proses semacam ini, karena korupsi di Indonesia semakin akut.

Selain itu, dibukanya kantor perwakilan ditingkat provinsi juga mendapat dukungan dari pihak Ekonom UGM, Rimawan Pradipto mengatakan, kehadiran KPK menjadi lebih penting karena kasus  korupsi di daerah akan semakin rumit, terutama dari sisi pengelolaan keuangan.

Kepolisian dan Kejaksaan selama ini lemah dalam penanganan kejahatan korupsi, karena dibutuhkan kemampuan yang lebih. Kehadiran KPK di daerah, kata Rimawan, akan memaksa lembaga penegak hukum lain untuk belajar lebih cepat, modus-modus korupsi baru dan upaya penanganannya.

“Jadi kalau kita lihat, potensi ketika KPK ditambah, bukan berarti kemudian melemahkan kepolisian dan kejaksaan, bukan. Justru memperkuat, karena mereka juga akan terpacu untuk meningkatkan kinerja mereka,” ujarnya.(sul)