Gelapkan Biaya Umrah, Caleg PAN Di Polisikan


Banda Aceh - Caleg DPRK Lhokseumawe dari Partai Amanat Nasional (PAN), Hj Qhudari SPdl, yang juga pemimpin dari PT Borgo Kelana Tour and Travel (BKTT), dilaporkan oleh seorang warga Seutui ke Polresta Banda Aceh, Senin (17/3/2014), karena di curigai menggelapkan ongkos ibadah umrah.

Indiani (48), penduduk Gampong Seutui Banda Aceh, salah seorang korban penipuan PT BKTT Cabang Lueng Bata baru melaporkan kasus ini ke polisi setelah hampir setahun karena sebelumnya Qhudari menjanjikan kepada Indiani dan dua keponakannya bahwa keberangkatannya digeser pada Juni 2013.

Kepada wartawan,di Ruang SPKT Polresta Banda Aceh, saat melaporkan kasus itu, Indiani menceritakan, dia dan dua keponakannya telah menyerahkan uang sebesar Rp 49 juta untuk biaya umrah pada 26 April 2013.

Tapi, BKTT menunda keberangkatan hingga Juni, serta meminta lagi uang tambahan sejumlah Rp 20 juta lebih kepada ketiganya. “Kenyataannya, hingga sekarang kami gagal berangkat,” jelasnya.

Katanya, bukan hanya diri nya yang mengalami kejadian seperti ini. Ada sekitar delapan orang lain nya, namun dia mengaku, tidak mengenali korban lain tersebut

Indiani akhir nya memutuskan untuk melaporkan kasus penipuan ini ke polisi, setelah Qhudari terus - terusan mengingkari janji untuk mengembalikan uang milik nya. Semula, Qhudari berjanji akan mengembalikan uangnya yang berjumlah Rp 60,5 juta pada akhir bulan Desember 2013, tapi di tunda lagi, hingga akhir bulan Maret 2014.

 “Saya tidak minta dia dihukum, saya hanya minta uang saya dikembalikan,” ujarnya.

“Bulan ini saya mengirim SMS (pesan singkat) kepada Ibu Qhudari. Saya tanya tanggal berapa uang itu dikembalikan. Tapi, tidak ada jawaban darinya,”

Dia mengakui, Qhudari sempat melakukan pembayaran secara menyicil sebesar Rp3 juta sehingga sisa uang yang belum dikembalikan senilai Rp 57,5 juta.

“Padahal sudah saya sampaikan kepadanya, kalau dia mau mencicil setiap bulan pasti kami terima,” tambahnya lagi. (Abhy)