Gunakan Sihir Dan Pelet Di Arab Saudi, TKI Terancam Hukuman Mati



Jakarta
- Sudah cukup banyak  TKI yang harus menjalani proses hukum di luar negeri karena melakukan tindakan kriminal. Seperti yang terjadi pada TKI Satinah yang di vonis harus dihukum mati setelah dinyatakan bersalah telah membunuh majikannya. 

Oleh karena itu, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Gatot Abdullah Mansyur meminta para TKI tak berbuat kriminal di luar negeri. Bila berbuat demikian, akan di kenai hukuman berat.

Dia mencontohkan, ada beberapa kejahatan oleh TKI yang diganjar hukuman mati di Arab Saudi. Salah satunya bukan karena kriminal yang konkret atau terlihat secara fisik, tapi tindak kejahatan sihir yang tak terlihat oleh kasat mata.

"Sihir, mengguna-guna, pelet, santet bakal dihukum mati," ujar Gatot seperti dilansir Liputan6, Minggu (30/3/2014).

Meski demikian, hukuman mati karena kejahatan sihir terhadap TKI di Arab Saudi bisa diampuni setelah adanya negosiasi dengan pemerintah dan raja negeri kaya minyak tersebut.

"Tapi ini masih bisa diampuni dengan negosiasi yang tak terlalu sulit," ujar Gatot, membandingkan kasus TKI Satinah yang diminta keluarga korban membayar diyat 7,5 juta riyal atau Rp 25 miliar. (Yuri)