Jokowi Akan Di Bunuh Jika Maju Jadi Capres 2014



Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Republik, Heru B. Arifin mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, bakal menjadi target pembunuhan atau diserang agar cacat, kalau sudah dipastikan menjadi peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 9 Juli 2014. 

“Saat itu ada seorang intelijen independen yang mengabarkan ke saya, bahwa jika Jokowi tetap dicapreskan, maka dia akan dibunuh atau dibuat cacat seumur hidup,” tegas Heru B Arifin di Jakarta, Minggu (23/3/2014).

Siapa yang berkepentingan menghentikan Jokowi, menurut Heru, adalah pihak-pihak yang ingin menciptakan kegaduhan dan memecah belah Indonesia. “Mereka tidak senang Indonesia menjadi negara adidaya yang bakal memimpin peradaban dunia,” ujarnya.

Merekalah inilah, ujar Heru, yang justru dimanfaatkan oleh kepentingan asing untuk menciptakan instabilitas nasional di negeri ini. “Mereka harus diwaspadai karena punya tujuan melemahkan Indonesia dalam segala hal,” tuturnya.

Heru mengutarakan, sudah jelas motifnya adalah politis. “Jokowi dianggap diboncengi banyak kepentingan asing,” tuturnya. Kalau Jokowi cacat, sudah dipastikan batal maju sebagai capres. Maju nya Jokowi akan di tolak KPU, karena dianggap tidak lolos syarat kesehatan.

Dengan menyebarkan ada nya isu pembunuhan pada Jokowi, mereka akan menciptakan isu bahwa pelakunya adalah lawan politik Jokowi. “Akhirnya muncul saling curiga dan ujung-ujungnya terjadi keriuhan dan stabilitas nasional rusak. Mereka yang membuat skenario ini akan tertawa melihat kita berseteru,” katanya. (Yuri)