Jokowi disebut Pemimpin tak Amanah dan Berkhianat


Jakarta - Pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terus menuai protes pedas dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya.

Koordinator aksi Raden Hidayatullah menjelaskan, seharusnya Jokowi menuntaskan terlebih dahulu masa jabatannya jadi gubernur. Bukannya malah menerima permintaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi Capres 2014.

Karena, sambungnya, kalau Jokowi menerima mandat atasannya di partai tersebut, maka mantan Wali Kota Solo itu merupakan pemimpin yang tidak bisa dipercaya. Karena, lebih memilih kedudukan daripada kepercayaan masyarakat.

"Jokowi tidak amanah dan berkhianat terhadap warga DKI Jakarta," katanya di sela aksi demonstrasi HMI di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2014).

Maka itu, dia meminta, agar masyarakat DKI Jakarta mengusir pemimpin yang sudah tidak bisa dipercaya tersebut dari Ibu Kota Jakarta ini."Usir Gubernur Jakarta Jokowi yang tidak amanah dan berkhianat kepada warga Jakarta dari Balai Kota," katanya.

HMI sendiri melakukan aksi demonstrasi mendesak Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) agar serius mengungkap dugaan korupsi pada pengadaan bus Transjakarta.

Puluhan demonstran itu mendesak KPK segera mengambil langkah konkret memeriksa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang juga calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).