Kasus Alkes Abdya, Kajari Blangpidie Tetapkan Sekda Abdya Jadi Tersangka




BlangpidieKejaksaan Negeri (Kejari) Blangpidie resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dengan total anggaran sebesar 6,3 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2013.

Penetapan tersangka kasus Alkes itu, disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blangpidie Umar. Z, SH, MH dalam konferensi pers yang digelar di aula Kejari setempat Rabu (19/3) malam ini sekitar pukul 21.00 Wib.

Adapun yang ditetapkan jadi tersangka dalam Kasus Alkes tersebut, yaitu Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berinisial RB dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial S.

Kajari Umar yang didampingi Kasi Pidsus Adenan Sitepu, SH dan Kasi Intel Rahmad Ridha,SH. menyebutkan, penetapan RB sebagai tersangka setelah mendapatkan minimal dua alat bukti yang diisyaratkan oleh Undang-Undang.

“Sesuai alat bukti, maka kasus ini layak ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan, selain itu, dalam kasus ini yang paling bertanggung jawab adalah KPA dan PPK,” jelas Kajari Blangpidie Umar Z, SH,MH.

Seperti diketahui, RB adalah Drs Ramli Bahar dimana saat itu selain menjadi Sekda Abdya, RB juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUTP Abdya (KPA-Red).

Selain RB, Kajari juga menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang berinisial S.  Dan S adalah Safrial, SKM Kabid Penunjang di RSUTP (PPK-Red) sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Saat ini baru kita umumkan dua tersangka, dan tidak tertutup kemungkinan, akan bertambah tersangka baru dalam kasus Alkes 6,3 miliar yang dananya bersumber dari APBN tahun 2013,” Ujarnya.

Maka dari itu, Kajari Umar Z, mengharapkan kepada rekan-rekan media termasuk masyarakat agar terus mengawasi dan mempercayakan pihaknya untuk menangani kasus ini sampai tuntas.

“Sejauh ini lebih dari 13 dokumen yang telah kita periksa ditambah 14 orang yang telah dimintai keterangan terkait kasus Alkes ini, berikan waktu kepada kami dan percayalah kepada kami dalam menangani kasus ini sampai tuntas,” pungkasnya.(Putra)