LIPI : 70 Persen Rakyat Tak Suka Jokowi

Jakarta - Sejak awal sudah tercium niat Jokowi untuk menjadi calon presiden dengan memakai Pilkada Jakarta 2012 sebagai batu loncatan.

"Saya sudah menduga sejak awal kalau Pilkada DKI jadi bantu loncatan menuju capres," kata pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro kepada wartawan, Senin (17/3/2014).

Bahkan menurut dia, Jokowi sudah mempersiapkan diri menjadi capres itu sejak kedatangannya ke Jakarta dengan mobil Esemka-nya dan didukung oleh tim media sosial profesional dari Politicalwave.

Dengan kemenangan yang dikantongi pada Pilkada DKI, hal itu menjadi amunisi atau modal besar bagi Jokowi untuk melangkah lebih tinggi lagi yaitu sebagai capres pada Pilpres 2014.

"Raih kemenangan di pilkada membuat dia semakin percaya diri," kata Siti.

Namun dia meyakini kalau Jokowi tak bakal bisa menjadi pemenang di pilpres sekalipun elaktabilitasnya saat ini tertinggi.

Siti mengakui, kalau popularitas Jokowi di beberapa lembaga survei hanya mencapai 30 persen, dan jangan lupa masih ada 70 persen yang tidak suka Jokowi.

"Saat ini saya lihat dukungan media juga sudah mulai turun meski agak terlambat, media lah yang selama ini mengubah opini masyarakat, tapi sekarang media malah mempertanyakan niat Jokowi ini. Dia disumpah untuk 5 tahun tapi media terus mendorong-dorong Jokowi untuk menjadi presiden kan sebelumnya," tegas Siti.(rmo)