Pinjamkan Senjata Untuk Serang Posko Nasdem, TNI Pecat Anggotanya



Jakarta - Terkait dengan senjata yang di gunakan oleh tersangka Rasyidin alias Mario untuk menyerang Posko Nasdem di Aceh Utara, TNI Angkatan Darat mengakui, senjata api itu adalah milik salah seorang anggotanya.

“Hasil pemeriksaan terhadap Rasyidin, Umar dan Praka Heri oleh penyidik Polisi Militer Kodam Aceh menyimpulkan bahwa senjata yang digunakan oleh Rasyidin adalah senjata pegangan Praka Heri jenis SS-2 V1 yang dipinjamkan kepada Rasyidin,” kata Brigjen TNI Andika Perkasa, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Rabu (26/3/2014).

Praka Heri, pemilik atau pemegang senjata tersebut merupakan anggota Batalyon 111/Raider, Kodam Iskandar Muda yang sedang bertugas pengamanan obyek vital di Exxon, Aceh Utara.

Andika menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, Praka Heri tak bisa menolak permintaan Rasyidin saat meminjam senjata api pegangannya. Sebab, mereka memiliki hubungan pertemanan yang sangat dekat. Bahkan, mereka sering menggunakan narkoba bersama.

“Saat diperiksa, Praka Heri positif menggunakan narkoba. Dan ketika meminjamkan senjata pun yang bersangkutan dalam pengaruh narkoba,” ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Staf TNI AD  telah memerintahkan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD untuk memproses hukum Praka Heri. Yang bersangkutan kini menjalani hukuman penjara di Jakarta.

“Kemudian dilanjutkan dengan pemecatan dari dinas aktif TNI AD,” tegasnya. (Yuri)