Polres Aceh Besar Dalami Penembakan Polisi di Aneuk Galong

Jantho - Polres Aceh Besar masih menyelidiki kasus tewasnya seorang polisi usai menembak dua warga di Jembatan Gampong Anuek Galong, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Korban tewas adalah Aiptu Toni yang sehari-hari bertugas di Satuan Intelijen Polres Aceh Besar.

Wakapolres Aceh Besar Kompol Willy Abdillah mengatakan, korban penembakan dua orang sipil (sebelumnya diberitakan tiga orang). Kedua korban yakni Syahrial (35) warga Montasik, dan Baihaqi (40) warga Lamtengoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, masih dirawat intensif di IGD RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Sementara seorang lagi Herman, warga Aceh Besar menjadi korban bacokan saat keempatnya sedang minum-minum di sebuah warung Kawasan Anuek Galong. Herman hingga kini masih dirawat di sebuah klinik di Sibreh, Aceh Besar.

"Yang meninggal satu anggota kita, terus yang kena tembak dua orang sekarang masih di rawat," katanya pada wartawan di RSUD Zainoel Abidin, Jumat (14/3/2014) dini hari.

Willy mengaku belum bisa menyampaikan kronologi kejadian secara pasti, karena polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga masih mendalami motif dan dugaan bahwa mereka sempat pesta minuman keras jenis tuak sebelum terlibat pertengkaran hingga berujung pada pembacokan dan penembakan. "Sekarang lagi kami dalami. Siapa yang mulai siapa yang duluan kena, inilah sedang didalami," ujar Willy.

Namun ia memastikan kalau Toni tewas akibat terkena bacokan. Ia menderita luka bacokan disekujur tubuh. "Pelaku pembacokan juga sedang diselidiki," tukasnya.

Hingga kini sejumlah polisi berpakaian bebas masih berada di RSUD Zainoel Abidin mengawal korban yang masih dirawat dan jasad Toni yang sedang divisum di Kamar Jenazah. Sementara keluarga Toni yang terlihat sedang berada di lobi Kamar Jenazah, tak kuasa menahan tangis dan masih menunggu jenazah korban selesai divisum. (Okezone)