Terima Upah Tidak Layak, Ratusan Linmas Abdya 'Serbu' Kantor Bupati


Blangpidie - Ratusan pelindung masyarakat (Linmas) mendatangi kantor Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (18/3/2014).Kedatangan meraka itu menuntut upah latihan yang dibayar oleh Pihak Satuan Pol PP WH Abdya dianggap tidak layak.

“Kami latihan capek-capek, hujan-hujan kami latihan, tapi upah kami dibayar cuma 50 ribu,” Ujar Adi salah satu perwakilan linmas di hadapan Asisten Pemerintahan Drs Mac rivai, Asisten Administrasi Umum Bustamam MI SE,Kabag Humas Usmadi SPd dan ratusan pendemo lainnya.

Padahal menurut mereka, pada tahun sebelumnya upah untuk latihan dibayar 150 ribu per hari.“Dulu upah latihan kami dibayar 150 per hari, kok hari ini cuma 50 ribu, ada apa ini?,” tanya Adi, sambil mengatakan pasti ada permainan.

“Kami minta kepada bupati jufri agar membayar uang saku kami (150 ribu per harinya), kalau tidak dibayar, maka kami tidak mau mengamankan TPS pada pemilu 9 April,” Teriak Adi disambut tepuk tangan oleh pendemo lainnya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Budi, dia menilai uang yang diberi itu sangat tidak layak.“Kami ini jauh-jauh dari Lembah sabil untuk latihan, sedangkan upah kami cuma dibayar 50 ribu, sedangkan untuk ambil upah saya sudah empat kali bolak-balik dari lembah sabil ke blangpidie, untuk minyak saja sudah habis 40 ribu,” jelas Budi.

Budi dan kawan-kawan lainnya meminta kepada Bupati Jufri Hasanuddin agar membayar uang saku mereka seperti tahun lalu.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Drs Mac Rivai dihadapan ratusan Linmas berjanji akan menyampaikan tuntutan mereka kepada Bupati Abdya.

“Tuntutan bapak-bapak agar honor latihan dibayar 150 ribu per hari sudah saya terima, insyaallah besok saya akan sampaikan ke bupati,” Ujar Asisten Pemerintahan Drs Mac Rivai.

Mendengar penjelasan dari Asisten pemerintahan tersebut ratusan linmas langsung balik arah, sambil mengancam akan kembali apabila dalam waktu dua hari tuntutan mereka tidak dipenuhi. (Putra)