Terkesan Lindungi Koruptor, BPK RI Di Demo Mahasiswa



Banda Aceh - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bongkar Korupsi (Gembok), pada pukul 10.00 WIB Rabu (26/3/2014) melakukan aksi demo di gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Aceh. Terlihat, mereka membawa spanduk yang berisikan sindiran dan tuntutan yang di tujukan untuk BPK. Mereka meminta agar BPK selaku Auditor jangan melindungi para koruptor.

Abdu Aziz selaku Koordinator Aksi,dalam orasinya, mengatakan keberadaan lembaga auditor seperti BPK dan BPKP Aceh sebenarnya untuk membantu pemerintah dalam mengawasi dan melakukan audit terhadap pertanggungjawaban anggaran publik.

“Hal ini sebagaimana mandat yang dibebankan oleh undang-undang serta janji sumpah jabatan, tapi buktinya keberadaan kedua institusi ini telah menjadi alat corong penguasa saat ini, “kata Abdul Aziz.

Abdul Aziz menambahkan, berdasarkan fakta dari tahun 2008-2013 tidak ada satupun hasil audit Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang diaudit oleh kedua institusi ini untuk berani membuka dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara sporadis dan berjamaah oleh rezim penguasa.

“Kita melihat BPK Aceh tidak lagi netral dalam memberantas kasus-kasus korupsi di Aceh, bahkan terkesan menjadi kaki tangan dan pelindung para koruptor dalam melakukan praktek-praktek korupsi yang melibatka para pemegang kekuasaan, “ujarnya.

Para pengunjuk rasa juga meminta kepada BPK Aceh untuk berani dan tegas mengaudit proyek-proyek yang terindikasi korupsi untuk kepentingan Pemilu, salah satunya proyek yang dikelola olah anggota DPRA lewat dana Aspirasi serta dana hibah yang dikelola oleh Gubernur Aceh, Bupati serta Walikota. (Abhy)