Anggotanya Pindahkan Kotak Suara Dari TPS, KIP Sabang Di Protes

Ketua KIP Sabang, Marzuki Ali S.H


Sabang - Beberapa anggota Satgas, pengurus parpol, dan pihak keamanan sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat  dinihari(11/4/2014), dikejutkan dengan pemindahan 16 kotak suara oleh petugas KIP dari lokasi pemilihan ke gedung KIP Kota Sabang. Tak pelak, aksi KIP Sabang itu pun menuai protes.

Ketua KIP Kota Sabang Marzuki Ali SH, Jumat (12/04/14) mengatakan, pemindahan 16 kotak suara dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh petugas KIP karena dinilai tidak aman. “Untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ke 16 kotak suara itu dibawa ke Kantor KIP,” katanya.

Sebelumnya ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait pemindahan kotak suara dimaksud. Menurut laporan dari anggota KIP di lapangan, sambungnya, kotak suara itu tidak terjamin keamanannya bila tidak digeser dari lokasi. “Tidak ada tujuan apa-apa, saya tidak ada kepentingan apa pun, hanya untuk mengamankan,” ujar nya menambahkan.

Marzuki mengakui, sebenarnya kotak suara tidak boleh dibawa langsung dari TPS selain ke kecamatan/PPK dan itu pun harus melibatkan semua unsur yang terlibat dalam kegiatan Pemilu.

“Hal itu sebagai pertanggungjawaban apabila ada yang merasa dirugikan, tetapi menurut laporan anggotanya ,di kecamatan juga tidak aman sehingga ke 16 kotak suara kini diamankan di KIP,”.

“16 kotak suara yang dipindahkan itu diantaranya dari TPS Batee Shok, Kecamatan Sukakarya, 12 kotak suara, dari 3 TPS, kemudian 4 kotak suara lagi dari TPS Beurawang, Kecamatan Sukajaya. Dan kini semua kotak suara itu sudah kami amankan dalam gudang KIP yang dijaga ketat pihak keamanan,” ungkap nya. (Budi)