Bangsa Indonesia Berhutang Budi Pada Amien Rais



Jakarta
- Secara tidak langsung, ratusan juta rakyat Indonesia berhutang budi atas demokrasi dan kebebasan pers, kebebasan berserikat, kebebasan berkumpul, kebebasan menyatakan pendapat, otonomi daerah, persamaan kesempatan dan semua manfaat Reformasi yang diberikan Allah SWT melalui keberanian dan kepemimpinan Amien Rais dalam mendobrak sistem kenegaraan yang otoriter.

Hal tersebut di utarakan oleh Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo. Pernyataan Dradjad ini terkait dengan ulang tahun Amien Rais, yang tepat jatuh pada hari ini, 26 April. Amien Rais, yang pikiran dan gagasannya mengguncang Indonesia sejak awal 1990-an, dilahirkan pada 26 April 1944 di Solo

"Semoga beliau selalu dijaga dan dirahmati Allah SWT dalam semua hal," kata Dradjad, seperti di kutip dari rakyat merdeka, Sabtu, (26/4/2014).

Sementara itu, ada nya pihak - pihak yang mencibir langkah Amien Rais di dunia politik dan menyebut masanya sudah habis, Dradjad memastikan bahwa pihak-pihak tersebut tidak memahami mantan Ketua Umum PAN dan juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu. 

"Berkali-kali beliau mengatakan ke saya sejak 2004, periode saya sudah lewat Mas Dradjad, sekarang periode yang lebih muda-muda. Bahwa sesekali beliau tampil dan turun gunung, ya itu karena beliau masih menjadi magnet berita dan penuh gagasan. Meski begitu, saya mendoakan mereka yang suka mencibir beliau dengan doa yg baik," ujar Drajat, menirukan Amien Rais. (rmol)