Culik Petugas PLN, 2 Siswa Ini Terancam Tak Bisa Ikut UN



Banda Aceh
- Ujian Nasional (UN) yang akan diselenggarakan sejak tanggal 14 - 16 April 2014 mendatang, terancam tidak bisa di ikuti oleh IG dan KD, dua siswa sekolah di Aceh. Hal itu lantaran keduanya yang ditahan dalam rutan belum memperoleh izin.

IG ditahan di Rutan Lhoknga, sedangkan rekan nya, KD di Rutan Kajhu, Aceh Besar. IG saat ini sedang menunggu putusan dan KD belum mulai persidangan. Keduanya sudah mendekam di rutan selama 3 bulan dan KD sekitar 1 bulan karena tersandung kasus penganiayaan dan penculikan terhadap petugas PLN sekitar 3 bulan lalu.

Kepala Rutan Cabang Lhoknga, Muhammad Kameily saat dikonfirmasi mengatakan, rutan yang dia pimpin siap mempersiapkan segala fasilitas untuk kebutuhan warga binaannya untuk ikut UN. "Kita sediakan ruangan khusus untuk dia ikut ujian, bahkan ruangan saya ini akan saya berikan biar tidak kepanasan, karena di sini ada AC," ujar Muhammad Kameily.

Sedangkan untuk dikeluarkan dari rutan, Muhammad Kameily menjelaskan, bukan tidak memberikan izin. IG masih merupakan tahanan titipan Jaksa yang sedang menjalani persidangan. Sehingga, dia harus menunggu izin tertulis dari Pengadilan Negeri Banda Aceh untuk bisa dikeluarkan.

"Kalau IG itu sudah ada putusan, sudah menjadi Narapidana, maka itu kewenangan saya untuk bisa atau tidak mengeluarkan dia keluar untuk ikut UN, akan tetapi dia itu masih ranah Pengadilan Negeri," tukasnya. (Abhy)