Megawati Tegaskan Jokowi Belum Capres Definitif




Jakarta - Ternyata, penetapan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, sebagai calon presiden (capres) PDI Perjuangan belum resmi.

Ada syarat yang harus dipenuhi oleh Jokowi bila ingin benar-benar resmi dideklarasikan partai banteng moncong putih sebagai capres definitif.

"Doa saya, doa seluruh warga PDIP, kita bisa dapatkan kemenangan pada tahap pertama pemilu legislatif. Sehingga kita bisa deklarasi resmi Jokowi sebagai capres bila dapat 20 persen atau di atasnya," ujar Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya.

Megawati juga meminta agar seluruh kader PDIP memantau seluruh tempat pemungutan suara (TPS) terdekat.

Wasekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, juga mengungkapkan hal yang sama. Untuk mengantisipasi kecurangan dalam Pileg, Hasto mengimbau agar seluruh relawan turun langsung ke TPS.

"Maka partisipasi relawan sangat kami perlukan, untuk mengawal suara rakyat," tegas Hasto di depan kediaman pribadi Mega.

Pasalnya, beberapa temuan kecurangan yang diperoleh PDIP terkait dengan formulir undangan pencoblosan (C6). Dan saat ini, pelanggaran itu telah dilaporkan kepada Panitia Pengawas (Panwas).

"Ada undangan yang tanpa jam selesai pencoblosan, ada beberapa daerah melaporkan adanya pemilih hantu, pemilih anak-anak dan yang sudah meninggal ternyata masih menerima C6," terangnya. [Rmo]