Perusahaan Prabowo Subianto Menunggak Utang Rp 14 Triliun ?



Jakarta - Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kembali di terpa isu tak sedap. Berhembus kabar, perusahaan miliknya, PT Kertas Nusantara Pola Winson yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memiliki utang hingga Rp 14 triliun.

Tidak hanya itu, kabar nya, karyawan di perusahaan Prabowo ini juga tidak digaji selama lima bulan. Informasi ini beredar luas di jejaring sosial.

Namun, bantahan datang dari. Direktur Utama PT Kertas Nusantara, Pola Winson. Pihak nya menyebutkan, tidak benar jika perusahaan dipimpinnya memiliki utang sebesar Rp 14 triliun. Bahkan dia menilai isu tersebut bertujuan menjatuhkan nama Prabowo Subianto.

"Informasi yang beredar di BBM, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya yang menyatakan PT Kertas Nusantara masih punya utang begitu besar itu menyesatkan," kata Winson seperti dikutip dari Antara, Jumat (14/4/2014).

Menurutnya, pesan berantai mengenai utang PT Kertas Nusantara disebarluaskan dengan sengaja oleh lawan politik Prabowo Subianto,  melalui media sosial, untuk menjatuhkan nama mantan Pangkostrad itu.

"Kita harus ingat, Prabowo adalah pengusaha yang sangat handal. Tidak mungkin Prabowo membiarkan perusahaan yang ia punya saham untuk berutang tanpa penyelesaian. Kita semua tahu, tahun 2005 lalu Prabowo sendiri yang mengantar uang tunai ke Bank Mandiri sebesar Rp 2,1 triliun untuk melunasi pinjaman PT Kertas Nusantara dari Bank Mandiri yang jatuh tempo," ujar nya, menegaskan. {merdeka}