Polri Tambah Personel Keamanan Di Aceh, NTT, Dan Papua


Jakarta
- Guna mengamankan pemilu, Polri menambah jumlah personel di Aceh, Papua, dan Nusa Tenggara Timur. Tiga daerah tersebut dianggap rawan terjadi gangguan keamanan, berdasarkan analisis yang dilakukan Polri.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menjelaskan, penambahan personel dilakukan sebagai langkah antisipatif. "Untuk daerah rawan sudah dilakukan penebalan, karena memang berdasarkan analisis ada beberapa daerah rawan yang perlu antisipasi khusus Polri," kata Badrodin di Kementerian Polhukam, Jakarta, Senin (7/4/2014).

Untuk Aceh, kata Badrodin, pihaknya menambah pasukan 1 Datasemen Brimob, Densus 88, ditambah pasukan dari Mabes Polri. Sedangkan di Papua, Mabes Polri akan menambah personelnya sebanyak 2 satuan setingkat kompi (SSK), dan di NTT sebanyak 1 SSK. (Yuri)