Tak Ada Uang Bayar Saksi, 6 Caleg Hanura Tak Berani Pulang Ke Rumah




Banda Aceh
- Beberapa anggota caleg Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh dari Partai Hanura yang berjumlah 6 orang, tidak berani pulang ke rumah. Penyebab nya, belum bisa membayar saksi-saksi yang bertugas di TPS untuk mengamati perolehan suara mereka. Sementara, perolehan suara mereka tidak cukup untuk mengantarkan ke kursi parlemen.

Lantas, keenam caleg itu memilih untuk menginap di rumah ketua partai yang mengusungnya di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Ketua DPD Partai Hanura Banda Aceh, Abdul Jabar mengungkapkan, alasan pihaknya belum membayar saksi-saksi karena dana dari DPP Partai Hanura belum mengirimkan anggaran.

"Awalnya pembayaran saksi direncanakan akan dilakukan sebelum pemilihan. Namun keputusan diubah, DPP Hanura yang mewajibkan mereka menerima lembar pemilu lebih dulu," tuturnya.

Meski berkeinginan membayar saksi-saksi, namun mereka tak berdaya. Tak punya uang untuk membayar saksi masing-masing caleg yang berjumlah antara 20 hingga 115 orang.

Sementara itu, dari enam caleg ini, puluhan caleg dari Partai Hanura lainnya telah membayar saksi dengan dana dari kantong pribadi masing - masing. (Abhy)