Terus Merugi, Blackberry Akan Berhenti Menjual Ponsel



AcehJournalPasific.com - Di laporkan, bahwa vendor ponsel asal Kanada, BlackBerry, terus-menerus mengalami kerugian. Pada tiga bulan yang berlangsung hingga 1 Maret lalu, perusahaan tersebut melaporkan kerugian sebesar 423 juta dollar AS. Kuartal sebelumnya, angka kerugian mencapai 4,4 miliar dollar AS.

CEO BlackBerry John Chen mengatakan, pihaknya berencana berhenti memproduksi smartphone, jika kerugian terus berlanjut. "Kalau saya tak bisa mendatangkan uang dari bisnis perangkat, saya tak akan terjun di bisnis handset," ujar Chen dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh Reuters, Rabu (9/4/2014).

Dia melanjutkan, BlackBerry seharusnya bisa mendatangkan keuntungan, cukup dengan mengapalkan 10 juta perangkat per tahun. Sebagai gambaran, pada puncak kejayaannya di tahun fiskal 2011 lalu, BlackBerry mampu mengapalkan 52,3 juta perangkat. (Abhy)