Prabowo Akan Tertibkan Syiah Dan Ahmadiyah Jika Terpilih



Jakarta - Prabowo berjanji, jika terpilih menjadi Presiden RI, diri nya akan menertibkan kelompok Syiah dan Ahmadiyah, karena dinilai dapat menciptakan instabilitas bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Taufik Ridho di depan forum silaturrahim keluarga besar Persatuan Islam (Persis) di aula KH Noer Ali, Islamic Center Bekasi, Jawa Barat, Sabtu pagi (24/5/2014).

Taufik mengungkapkan, dalam koalisi Merah Putih, bergabung seorang tokoh yang sangat dekat dan menjadi pembisik Prabowo Subianto. Tokoh ini anti-Syiah dan Ahmadiyah.

“Masalah Syiah dan Ahmadiyah ini tidak kita angkat dari sisi (kesesatan) akidah. Tapi kita angkat dari sisi politik, yakni instabilitas bangsa. Syiah dan Ahmadiyah ini menjadi sumber yang akan menganggu stabilitas nasional. Prabowo memandangnya seperti itu,” kata Taufik seperti dikutip dari Hidayatullah.com.

Menyadari bahaya ancaman Syiah dan Ahmadiyah ini, membuat Taufik mewanti-wanti agar umat Islam tidak salah dalam memilih pemimpin dalam Pilpres Juli 2014 mendatang.

Seperti yang kita ketahui, pencapresan Jokowi, di dukung oleh tokoh Syiah terbesar Indonesia, Jalaluddin Rahmat.

“Dalam pemilu ini bagaimana kita (kaum muslimin) memilih Prabowo yang beda dengan pasangan capres lainnya. Di koalisi ini banyak terdapat kelompok gerakan Islam,” ujar Taufik {islampos}