Prabowo - Ical, Bisa Jadi Lawan Yang Berat Untuk Jokowi



Jakarta
- Jokowi, capres dari PDI Perjuangan  akan mendapatkan lawan tangguh dalam pertarungan pemilu presiden 9 Juli mendatang.

Menurut pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara, lawan tangguh tersebut timbul bila Partai Golkar berkoalisi dengan Partai Gerindra dan memunculkan pasangan Prabowo Subianto-Aburizal Bakrie. Pasangan duet tersebut dapat menjadi lawan yang kuat bagi Jokowi yang hingga kini masih belum menentukan pendamping.

"Saya nilai jika ini terwujud maka duet Prabowo-Aburizal Bakrie sebenarnya sangat potensial kalahkan Jokowi dan cawapresnya," kata Igor saat dihubungi, Jumat (2/5/2014).

Ia menjelaskan, komposisi Prabowo sebagai capres dengan Aburizal Bakrie atau akrab disapa Ical sebagai cawapresnya dilandasi pada elektabilitas keduanya. Kendati perolehan suara Golkar masih berada di atas Gerindra.

Hal ini berdasarkan orientasi publik kepada figur calon pemimpin ketimbang partai politik yang masih jadi rumus dalam memenangkan pemilu.

"Siapapun pasangan Ical, jika tidak dengan Prabowo akan kalah populer dari Jokowi dengan siapapun cawapresnya," ujar Igor. {rmol.co}