Sering Bela Umat Islam, Alasan Aa Gym Dukung Prabowo



Jakarta - Prabowo dan Hatta Rajasa terus di dukung oleh masyarakat. Terutama dari kalangan tokoh-tokoh Islam. Mereka sangat khawatir dengan sosok Jokowi, dan orang-orang dibelakangnya.Apalagi, selama ini dikenal PDIP sebagai partai yang selalu menentang kepentingan umat Islam di parlemen.

PDI-P kini juga menjadi partai kumpulan kaum Salibis, Islam JIL, dan Syiah, seperti Jalaluddin Rahmat. Jokowi kepergian meninggalkan tokoh-tokoh Salibis, seperti di Solo, dan DKI Jakarta. Ini semua membuat umat Islam dan tokoh Islam sangat khawatir.

Selanjutnya, Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tahid Bandung KH Abdullah Gymnastiar menyambut gembira duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai calon presiden-wakil presiden yang akan berkompetisi menuju RI-1 dan RI-2 pada pemilihan umum presiden Juli 2014.

"Saya menyambut baik dideklarasikannya pasangan Prabowo-Hatta. Dan, secara pribadi saya mendukung pasangan ini. Mereka adalah orang-orang baik'', ujar Aa Gym, di depan sekitar 700 santri mandiri dan para ustadz di Markas Besar Daarut Tauhid Gegerkalong, Kota Bandung, Senin (19/5/14).

Selama ini, Aa Gym mengaku selalu netral, tidak pernah memberikan dukungan secara terbuka kepada para calon presiden-wakil presiden. Namun kali ini, kata Aa Gym, saya mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Lantas Aa Gym menceritakan beberapa alasan mendasar yang membuatnya harus berpihak kepada Prabowo-Hatta.

"Pasangan ini kan mirip dengan Soekarno-Hatta,'' kata Aa Gym setengah berkelakar mengawali cerita tentang perkenalannya dengan Prabowo.

Selain itu, Jokowi benar-benar menjadi ancaman bagi umat Islam, karena dengan ditinggalkannya DKI, maka Ahok yang beragama Kristen itu, pasti akan menjadi gubernur, dan sudah banyak kepala dinas yang diganti dengan Salibis. Apalagi, Jokowi ini didukung Vatikan.

Aa Gym mengungkapkan, dirinya sudah mengenal Prabowo pada tahun 1990-an, saat Prabowo menyandang jabatan Danjen Kopassus. Pada saat itu, ada seorang jenderal petinggi TNI yang amat disegani dan selalu menjadikan umat Islam sebagai target kebenciannya.

"Setahu saya, pada waktu itu hanya Prabowo yang terang-terangan membela umat Islam. Ini kenangan luar biasa saya tentang sosok Prabowo yang sulit dilupakan. Ia perwira militer yang tak rela melihat umat Islam dipinggirkan. Karena alasan ini, saya mendukung Prabowo," ujarnya. {voa-islam}