Elektabilitas Prabowo Naik, Jokowi Malah Turun



Jakarta - Pilpres yang tinggal hitungan hari, elektabilitas calon presiden Prabowo Subianto terus meningkat, sedangkan Jokowi malah bergerak turun.

Pengamat politik dari Universitas Jayaba, Igor Dirgantara, mengatakan, selain melihat dari hasil survei, tingkat elektabilitas seorang capres juga harus diperhatikan.

"Tren biasanya tidak bakal bergeser dalam jangka waktu pendek, sedangkan pilpres tinggal hitungan hari. Saya perhitungkan dalam dua pekan ke depan ini tren elektabilitas Prabowo akan terus naik," ujar nya, Jumat malam (27/6/2014).

Igor menjelaskan, sempitnya sisa waktu menjelang pelaksanaan pilpres merupakan momentum yang menguntungkan kubu Prabowo. Pasalnya, dukungan publik dan mesin partai pengusung lebih solid ketimbang kubu kompetitor.

"Gerindra dan PKS sudah pasti solid. Golkar memiliki infrastruktur yang telah mengakar sejak lama. Parpol sesama koalisi Merah Putih juga sama baiknya," ungkapnya.

Sedangkan di kubu pasangan Jokowi-JK, justru sibuk dengan hal lain. Seperti sorotan publik terhadap dugaan kebocoran APBD DKI Jakarta.

"Bagaimanapun juga ini berpengaruh. Padahal tinggal dua pekan lagi pilpres dilakukan," ujar Igor. {rmol}